Berita

Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting Mental Belum Kuat BIcara Demokrasi

625
×

Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting Mental Belum Kuat BIcara Demokrasi

Share this article
Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting
Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting

CREAMY.ID – Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting Mental Belum Kuat BIcara Demokrasi Kader Partai Demokrat Hasbil Mustaqim Lubis kembali menjadi sorotan setelah melayangkan sindiran tajam kepada komedian Arie Kriting melalui akun X pribadinya. Perseteruan ini memanas usai Arie Kriting memblokir akun Hasbil, yang kemudian dibalas oleh Hasbil dengan tantangan dan kritikan keras.

Perseteruan bermula saat Hasbil memberikan komentar tajam terkait Film “Kaka Boss”, yang disutradarai oleh Arie Kriting dan tayang pada 29 Agustus 2024. Hasbil mengkritik bahwa film tersebut tidak mencapai target satu juta penonton. Selain itu, Hasbil juga menyinggung keterlibatan Arie dalam aksi Peringatan Darurat, di mana Arie Kriting ikut turun ke jalan bersama sejumlah aktivis dan komedian untuk menyuarakan pendapat mereka terkait kondisi politik dan sosial.

Politikus Hasbil Mustaqim Lubis Sentil Tajam Arie Kriting Mental Belum Kuat BIcara Demokrasi

Dalam salah satu cuitannya, Hasbil membagikan tangkapan layar yang menunjukkan bahwa akun Arie Kriting telah memblokirnya. Hasbil pun menyindir Arie dengan menyarankan agar fokus menjadi pelawak dan tidak terjun terlalu jauh dalam dunia politik dan demokrasi. “Mengkritik, dikritik balik, menyenggol, disenggol, sudah tepat jadi pelawak saja,” tulis Hasbil dalam unggahannya di akun X pribadinya.

Menanggapi sindiran tersebut, Arie Kriting tidak tinggal diam. Ia menjelaskan bahwa dirinya telah lama memblokir Hasbil, bukan karena takut terhadap kritik, melainkan untuk menghindari hal-hal yang menurutnya tidak bermanfaat. “Saya blok orang itu dari lama. Kata guru ngaji saya, kalau ada hal buruk itu hindari saja karena itu iblis. Kalau kita tanggapi nanti kita sama buruknya dengan dia. Itulah pekerjaan iblis. Tujuan baik kita bisa jadi ternoda gara-gara nanggapin orang begitu. Blok saja,” tulis Arie dalam tanggapannya.

Tidak lama setelah itu, Arie mengunggah tangkapan layar baru yang menunjukkan bahwa akun Hasbil kini telah memblokirnya juga, seolah-olah mengisyaratkan bahwa perseteruan ini tidak lagi relevan. Namun, Hasbil tidak tinggal diam dan kembali memberikan respons melalui akun X-nya.

Hasbil menuding bahwa Arie-lah yang lebih dulu memblokir akunnya dan ia hanya membalas tindakan tersebut. Ia juga menantang Arie untuk siap menghadapi kritikan di platform lain seperti TikTok, dan menyentil mentalitas Arie yang menurutnya belum cukup kuat untuk berbicara soal demokrasi.

“Lama-lama gw lurusin rambut si Arie. Yang duluan ngeblok itu kau, ya saya blok balik. Sekarang udah gak ada gunanya kau buka lagi. Main-main ke akun TikTok saya, dicari warga TikTok ente. Tapi siapin mental, jangan mental tempe. Ingat, jangan teriak-teriak demokrasi kalau mental belum kuat,” tulis Hasbil dengan nada penuh tantangan.

Perseteruan antara Hasbil Mustaqim Lubis dan Arie Kriting ini menggambarkan bagaimana perbedaan pandangan politik dan sikap kritis di media sosial dapat berujung pada konflik pribadi. Di satu sisi, Hasbil sebagai seorang politikus mencoba menantang dan mengkritik peran publik figur seperti Arie yang terlibat dalam isu-isu sosial dan politik. Di sisi lain, Arie Kriting tetap teguh dengan sikapnya untuk tidak meladeni provokasi yang menurutnya tidak bermanfaat, memilih untuk menjauh dari hal-hal negatif yang dapat mengganggu niat baiknya.

Publik pun mengikuti perkembangan ini dengan berbagai tanggapan, baik mendukung maupun mengkritik kedua pihak. Perseteruan ini sekaligus menjadi contoh bagaimana interaksi di media sosial, terutama ketika melibatkan tokoh publik, bisa dengan cepat memanas dan melibatkan perdebatan yang meluas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *