Berita

Jokowi Berhentikan Budi Gunawan BIN Ternyata Diminta Prabowo

297
×

Jokowi Berhentikan Budi Gunawan BIN Ternyata Diminta Prabowo

Share this article
Jokowi Berhentikan Budi Gunawan BIN Ternyata Diminta Prabowo
Jokowi Berhentikan Budi Gunawan BIN Ternyata Diminta Prabowo

CREAMY.ID – Jokowi Berhentikan Budi Gunawan BIN Ternyata Diminta Prabowo Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemberhentian Budi Gunawan dari jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dilakukan atas permintaan Presiden terpilih, Prabowo Subianto. Saat ini, Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dalam kabinet Jokowi.

Sebagai pengganti Budi Gunawan, Prabowo mengusulkan nama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Muhammad Herindra untuk menempati posisi Kepala BIN. Jokowi mengonfirmasi hal ini saat memberikan keterangan pers usai meresmikan Ruas Tol Indrapura dan Tol Bayung Lencir di Asahan, Sumatera Utara, Rabu (16/10).

“Kita juga telah berbicara dengan Pak Prabowo, dan ini memang atas permintaan beliau,” ujar Jokowi.

Pelantikan Kepala BIN Baru Berbarengan dengan Kabinet Baru

Jokowi menegaskan bahwa pergantian Kepala BIN hanya persoalan administratif. Herindra akan resmi dilantik sebagai Kepala BIN bersama menteri-menteri dalam kabinet pemerintahan baru pada 21 Oktober 2024.

“Karena Kepala BIN yang baru akan dilantik bersama-sama dengan menteri pada tanggal 21 [Oktober], sehingga ini perlu dilakukan,” jelas Jokowi.

Penunjukan Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN dituangkan dalam Surat Presiden (Surpres) Nomor R51 tertanggal 10 Oktober 2024. Surat tersebut berisi permohonan pertimbangan pemberhentian dan pengangkatan Kepala BIN kepada DPR.

Uji Kepatutan dan Kelayakan Herindra di DPR

Muhammad Herindra, yang sejak 23 Desember 2020 menjabat sebagai Wamenhan, kini menjalani proses uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR untuk mengisi posisi Kepala BIN.

Pada siang ini, DPR RI menyambut kedatangan Herindra untuk menjalani tes tersebut. Tiga Wakil Ketua DPR—Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa, dan Cucun Syamsurija—turut mendampingi Herindra menuju ruang uji kepatutan.

Proses ini merupakan langkah terakhir sebelum Herindra secara resmi diangkat sebagai Kepala BIN dan memulai tugasnya berbarengan dengan pelantikan kabinet baru.

Dengan perubahan ini, diharapkan transisi kepemimpinan di BIN dapat berlangsung lancar dan sinergi antara lembaga intelijen dan kementerian pertahanan tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *