CREAMY.ID – 10 Syarat Doa Cepat Dikabulkan Doa mustajab berasal dari dua kata dalam bahasa Arab, yaitu “doa” dan “mustajab.” Secara bahasa, “doa” berarti permohonan atau permintaan yang ditujukan kepada Allah SWT. Sementara itu, “mustajab” berasal dari kata “istijabah” yang berarti dikabulkan atau dijawab. Dengan demikian, doa mustajab dapat diartikan sebagai doa yang dikabulkan oleh Allah SWT. Ternyata menujuMustajab ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan.
Dalam istilah Islam, doa mustajab merujuk pada doa yang cepat atau mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Hal ini mencakup doa-doa yang dipanjatkan dengan cara yang benar, pada waktu yang tepat, dan dalam kondisi yang dianjurkan sehingga lebih berpeluang untuk dikabulkan. Ada 10 Syarat Doa Cepat Dikabulkan yang patut diketahui.
Doa adalah salah satu bentuk ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ
“Dan Tuhanmu berfirman: ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.'” (QS. Ghafir: 60)
Contents
- 1 10 Syarat Doa Cepat Dikabulkan
- 1.1 1. Niat yang Tulus dan Ikhlas
- 1.2 2. Berdoa dengan Sungguh-sungguh dan Khusyuk
- 1.3 3. Menjalankan Kewajiban Agama
- 1.4 4. Memohon dengan Sabar dan Tawakal
- 1.5 5. Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama
- 1.6 6. Berdoa di Waktu dan Tempat Mustajab
- 1.7 7. Menghindari Makanan dan Harta Haram
- 1.8 8. Menggunakan Kata-kata yang Baik dalam Berdoa
- 1.9 9. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
- 1.10 10. Tidak Tergesa-gesa dalam Mengharapkan Jawaban Doa
10 Syarat Doa Cepat Dikabulkan
Namun, agar doa lebih cepat dikabulkan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh seorang Muslim. Berikut ini adalah syarat-syarat tersebut:
1. Niat yang Tulus dan Ikhlas
Doa harus dipanjatkan dengan niat yang ikhlas, hanya mengharapkan ridha Allah dan bukan untuk kepentingan duniawi yang tidak baik. Keikhlasan dalam doa merupakan kunci utama agar doa lebih cepat dikabulkan.
Dari Umar bin Khattab r.a., Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّمَا ٱلْأَعْمَالُ بِٱلنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ ٱمْرِئٍ مَا نَوَىٰ
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Berdoa dengan Sungguh-sungguh dan Khusyuk
Dalam berdoa, seseorang harus bersungguh-sungguh, khusyuk, serta menyadari bahwa dirinya sedang berbicara langsung kepada Allah. Allah berfirman:
ٱدْعُوا۟ رَبَّكُمْ تَضَرُّعًۭا وَخُفْيَةً
“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut.” (QS. Al-A’raf: 55)
3. Menjalankan Kewajiban Agama
Doa seseorang akan lebih mudah dikabulkan apabila ia taat dalam menjalankan kewajiban agama, seperti shalat lima waktu, puasa, zakat, dan amal ibadah lainnya. Allah mencintai hamba-Nya yang senantiasa mendekatkan diri melalui amal ibadah.
Rasulullah SAW bersabda:
يَدْعُو الرَّجُلُ بِمَا لَمْ يَكُنْ فِيهِ إِثْمٌ أَوْ قَطِيعَةُ رَحِمٍ فَيَسْتَجِيبُ اللَّهُ لَهُ إِحْدَى ثَلَاثٍ: إِمَّا أَنْ يُعَجِّلَ لَهُ دُعَاءَهُ، وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهُ لَهُ فِى الآخِرَةِ، وَإِمَّا أَنْ يَدْفَعَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهُ
“Seorang hamba berdoa kepada Allah selama tidak mengandung dosa atau memutus tali silaturahmi, maka Allah akan mengabulkan salah satu dari tiga hal: segera dikabulkan, ditunda hingga akhirat, atau dijauhkan dari keburukan yang sebanding dengan doanya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
4. Memohon dengan Sabar dan Tawakal
Allah menguji hambanya dengan berbagai cobaan untuk melihat sejauh mana kesabaran dan ketawakalan mereka. Oleh karena itu, dalam berdoa kita harus sabar dan tidak berputus asa.
Allah SWT berfirman:
وَٱصْبِرْ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجْرَ ٱلْمُحْسِنِينَ
“Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Hud: 115)
5. Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama
Salah satu penghalang terkabulnya doa adalah adanya kebencian, permusuhan, atau memutuskan silaturahmi dengan sesama manusia.
Rasulullah SAW bersabda:
لَا يَدْخُلُ ٱلْجَنَّةَ قَاطِعٌ
“Tidak akan masuk surga orang yang memutus tali silaturahmi.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Oleh karena itu, menjaga hubungan baik dengan orang lain dan menjauhi permusuhan dapat menjadi faktor penting dalam mempercepat pengabulan doa.
6. Berdoa di Waktu dan Tempat Mustajab
Terdapat beberapa waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa. Waktu-waktu mustajab tersebut antara lain:
- Sepertiga malam terakhir
- Saat berbuka puasa
- Antara adzan dan iqamah
- Hari Jumat
- Saat turun hujan
- Saat sujud dalam shalat
Sedangkan tempat-tempat mustajab antara lain:
- Masjidil Haram (Makkah)
- Masjid Nabawi (Madinah)
- Masjid Al-Aqsa (Palestina)
- Arafah saat haji
7. Menghindari Makanan dan Harta Haram
Makanan dan harta yang haram menjadi penghalang terkabulnya doa. Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا
“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim)
Jika seseorang mengonsumsi makanan atau menggunakan harta yang haram, maka doanya bisa terhalang dari pengabulan.
8. Menggunakan Kata-kata yang Baik dalam Berdoa
Berdoa dengan kata-kata yang baik dan penuh harapan dapat mempercepat pengabulan doa. Sebaiknya gunakan doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW atau doa yang bersumber dari Al-Qur’an.
Allah berfirman:
رَبَّنَآ ءَاتِنَا فِى ٱلدُّنْيَا حَسَنَةًۭ وَفِى ٱلْءَاخِرَةِ حَسَنَةًۭ وَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ
“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)
9. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar
Memperbanyak dzikir dan istighfar dapat membuka pintu terkabulnya doa. Allah berfirman:
فَقُلْتُ ٱسْتَغْفِرُوا۟ رَبَّكُمْ إِنَّهُۥ كَانَ غَفَّارًۭا
“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun’.” (QS. Nuh: 10)
10. Tidak Tergesa-gesa dalam Mengharapkan Jawaban Doa
Doa yang cepat dikabulkan bukan berarti langsung terjadi saat itu juga. Terkadang Allah menguji kesabaran hamba-Nya sebelum mengabulkan doa tersebut. Rasulullah SAW bersabda:
لَا يَزَالُ يُسْتَجَابُ لِلْعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ
“Akan terus dikabulkan doa seorang hamba selama ia tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa, memutus silaturahmi, dan tidak tergesa-gesa.” (HR. Muslim)
Dengan memenuhi syarat-syarat di atas, insyaAllah doa kita lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.