CREAMY.ID – Pegertian Hari Tasyrik Keutamaan, Larangan, dan Amalan Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah dalam kalender Islam. Kata “Tasyrik” berasal dari bahasa Arab yang berarti “menjemur” karena pada masa lalu, daging qurban dijemur pada hari-hari ini untuk diawetkan. Hari Tasyrik juga dikenal sebagai hari-hari untuk memperbanyak dzikir dan bersyukur kepada Allah SWT.
Hari Tasyrik adalah hari-hari istimewa dalam Islam yang dipenuhi dengan keutamaan dan berkah. Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, menikmati makanan dan minuman, melanjutkan ibadah qurban, dan mempererat silaturahmi. Dengan memahami dan mengamalkan keutamaan-keutamaan ini, kita dapat mengisi Hari Tasyrik dengan ibadah dan syukur kepada Allah SWT, serta meningkatkan kualitas hubungan sosial dan keagamaan kita.
Contents
Amalan di Hari Tasyrik
- Memperbanyak Dzikir:
- Mengucapkan takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih.
- Mengingat Allah SWT dengan memperbanyak doa dan shalat sunnah.
- Menjaga Silaturahmi:
- Memanfaatkan waktu ini untuk berkunjung ke rumah saudara dan tetangga.
- Menjalin hubungan baik dan mempererat persaudaraan.
- Berqurban:
- Jika belum berqurban pada Hari Raya Idul Adha, berqurban masih bisa dilakukan pada hari Tasyrik.
- Makan dan Minum:
- Dianjurkan untuk menikmati makanan dari daging qurban bersama keluarga dan teman-teman, sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT.
Larangan Puasa di Hari Tasyrik
Puasa pada Hari Tasyrik dilarang dalam Islam, berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
“Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum dan dzikir kepada Allah.”
Namun, ada pengecualian bagi mereka yang sedang menjalankan Haji Tamattu’ atau Haji Qiran dan tidak menemukan hewan qurban. Mereka diperbolehkan berpuasa pada hari Tasyrik sebagai bagian dari pelaksanaan kewajiban puasa sepuluh hari.
Niat Puasa di Hari Tasyrik (untuk yang mendapat pengecualian)
Bagi yang mendapat pengecualian dan diizinkan untuk berpuasa pada hari Tasyrik (seperti jamaah haji yang tidak menemukan hewan qurban), niat puasa bisa dilafalkan sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَن أَدَاءِ سُنَّةِ تَمَتُّعٍ فِي الْحَجِّ لِلهِ تَعَالَى
(Nawaitu sauma ghodin ‘an adaa’i sunnati tamattu’in fil hajji lillahi ta’ala)
Artinya: “Saya berniat puasa esok hari untuk menunaikan puasa sunnah tamattu’ dalam haji karena Allah Ta’ala.”
Keutamaan Hari Tasyrik
Hari Tasyrik memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Berikut adalah beberapa keutamaan Hari Tasyrik:
- Hari-Hari Dzikir dan Syukur
- Hari Tasyrik merupakan waktu yang diistimewakan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Dalam Al-Quran disebutkan:
“Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang (hari-hari Tasyrik).” (QS. Al-Baqarah: 203)
- Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih pada hari-hari ini sebagai bentuk syukur atas segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT.
- Hari Tasyrik merupakan waktu yang diistimewakan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah SWT. Dalam Al-Quran disebutkan:
- Hari Makan dan Minum
- Rasulullah SAW menyebutkan bahwa hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah SWT:
“Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.” (HR. Muslim)
- Ini menunjukkan bahwa Hari Tasyrik adalah hari-hari kebahagiaan dan perayaan bagi umat Islam, di mana mereka dianjurkan untuk menikmati makanan dan minuman sebagai tanda syukur kepada Allah.
- Rasulullah SAW menyebutkan bahwa hari Tasyrik adalah hari untuk makan, minum, dan mengingat Allah SWT:
- Melanjutkan Ibadah Qurban
- Keutamaan lain dari Hari Tasyrik adalah kesempatan untuk melanjutkan ibadah qurban bagi mereka yang belum sempat melaksanakannya pada Hari Raya Idul Adha. Penyembelihan hewan qurban pada hari-hari ini tetap dianggap sah dan mendapatkan pahala yang besar.
- Mempererat Silaturahmi
- Hari Tasyrik juga merupakan momen yang tepat untuk mempererat silaturahmi. Mengunjungi saudara, tetangga, dan teman untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki, terutama daging qurban, menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan.
- Tidak Boleh Berpuasa
- Keutamaan yang unik dari Hari Tasyrik adalah larangan berpuasa pada hari-hari ini kecuali bagi jamaah haji yang tidak menemukan hewan qurban. Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan menikmati nikmat Allah. Dengan tidak berpuasa, umat Muslim diajak untuk menikmati makanan dan minuman serta mensyukurinya.